Harta Takkan Berkurang Karena ZIS
Kewajiban membayar zakat hingga saat ini masih sangat perlu disosialisasikan karena nampaknya di kalangan umat Islam, semangat membayar zakat ini masih kalah dengan semangat shalat, puasa dan haji.
Padahal dalam alQuran, perintah zakat hampir selalu digandengkan dengan perintah shalat. Allah memerintahkan shalat dan zakat, Allah memuji orang-orang yang shalat sekaligus memuji orang-orang yang zakat lebih dari 80 kali dalam alQuran.
Digandengkannya zakat dan shalat menunjukkan urgensi keduanya sejajar. Abu Bakar yang sifatnya lemah lembut sekalipun bersikap keras terhadap kasus umat yang shalat tapi tidak mau zakat sampai-sampai mengeluarkan pernyataan “Demi Allah! Saya akan berperang dengan orang yang rajin shalat akan tetapi enggan membayar zakat!” kemudian diangkatlah panglima perang berusia muda, Usamah.
AlQuran juga bersikap tegas mengenai zakat ini. Allah memerintahkan khud min amwaalihim ambillah dari harta-harta mereka. Perintah yang ditujukan kepada para penguasa muslim untuk turut campur suapaya umat Islam yang telah wajib zakat mengeluarkan zakatnya.
Allah swt berfirman dalam sebuah hadits qudsi, “anfiq, unfiq!” Infakkan hartamu, keluarkan zakatmu Allah yang akan menggantinya.
Barang siapa yang membuka kran rejeki untuk kepentingan agama dan kemanusiaan, Allah yang akan membukakan kran rejeki yang lebih besar.
Kesadaran umat untuk mengeluarkan zakat, infak dan shadaqah (ZIS) bisa dibilang masih rendah akibat anggapan mengeluarkan ZIS ini sama dengan mengurangi harta sebagaimana pengeluaran lain. Padahal dengan ZIS apalagi jika dioptimalkan, akan memberikan dampak luar biasa.
Zakat secara bahasa berarti “tumbuh” dan “bertambah” serta “suci”. Dengan pengertian zakat, harta umat malah akan bertambah dan terus berkembang. Harta juga menjadi bersih dan suci.
Tidak ada sejarahnya orang mengeluarkan zakat menjadi miskin, karena Allah sendiri yang menjanjikan itu.
Nabi saw mengatakan, tidak akan berkurang harta karena sedekah dan zakat. Barangsiapa yang memberikan ZIS kepada yang memerlukannya, berarti ia telah mengutangkan sesuatu kepada Allah dan Allah yang bertanggung jawab membayarnya.
Setiap hari ada ratusan malaikat yang turun ke bumi dan kerjanya hanya khusu mendoakan orang-orang yang menginfakkan hartanya sebagaimana yang disebutkan dalam shahih Bukhari.
Ya Allah, berikan rahmat kepada mereka yang infak hari ini.
Ya Allah, berikan ampunan kepada mereka yang mengeluarkan infak hari ini.
Ya Allah, berikan rejeki yang luas kepada mereka yang hari ini berinfak.
Zakat berfungsi sebagai pembersih harta, juga pembersih hati. Dengan mengeluarkan zakat, harta bersih dari hak-hak orang lain yang dititipkan Allah. Juga membersihkan hati dari penyakit tamak, rakus, kikir, dan kecemburuan sosial serta penyakit hati lainnya.
Ust. Miftah Faridl dalam al-Hikmah.